Humas STT: Tidak Benar Mahasiswa Kami Mencuri
Jakarta – Warga menuding mahasiswa Sekolah Tinggi Theologi (STT) Injil (sebelumnya ditulis Injili) Arastamar mencuri. Tudingan itu dibantah mentah-mentah oleh Humas STT Injil Arastamar, Senny Manafe.
“Penyerangan berawal dari anak kami dituduh mencuri di rumah orang. Padahal itu tidak benar. Kami sudah konfirmasi ke kepolisian dan sudah dicatat dalam BAP itu tidak benar,” kata Senny kepada detikcom di kantornya, Jalan Kampung Pulo, Pinang Ranti, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Sabtu (25/7/2008).
Senny menceritakan, mahasiswa STT Julius Coli dituduh mencuri saat pulang makan pada Jumat 24 Juli 2008 pukul 21.00 WIB. Julius makan di warung, dekat asrama putra.
“Jadi dia waktu pulang makan di jalan ketemu tikus. Lalu dilempar dengan sandalnya. Lalu sandalnya masuk ke halaman rumah warga. Dia diteriaki maling ketika mau mengambil sandal itu. Lalu dipukuli massa,” papar Senny.
Dikatakan dia, Julius dibawa ke rumah Ketua RW dan kepolisian. “Tidak lama kemudian, terjadi penyerangan-penyerangan bahkan dibarengi dengan tindakan anarkis menggunakan bom molotov pukul 22.00 WIB hingga 03.00 WIB,” ujarnya.(aan/djo)
sumber www.detik.com



















Recent Comments