Fenomena Calon Anggota Legislatif (CALEG) Kita yang kian marak saat ini ialah terkena penyakit Stress bahkan sebagian dari mereka terjelembab dalam kondisi yang lebih mengenaskan yaitu Gila/edan dan juga Mati karena bunuh diri….
berikut merupakan bukti-bukti real terjadinya tekanan batin yang dialami calon wakil rakyat itu:
*PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Balai Kesehatan Jiwa Masyarakat (BKJM) Kalawa Atei Palangkaraya merawat lima pasien gangguan jiwa pascapemilu 9 April, dua di antaranya merupakan calon anggota legislatif (caleg) dan tiga lainnya simpatisan partai politik (parpol).
*Caleg Gila Cantik Ditemani Sumanto Pemakan Mayat/lintasberita.com
Kedatangan sembilan pasien caleg setengah gila di Wisma Rehabilitasi Mental, Sosial, dan Narkoba yang terletak di Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, tersebut disambut baik oleh Sumanto.
*Caleg Depresi Aniaya Warga/pemilu.antara.co.id
Seorang caleg Partai Amanat Rakyat Pekalongan, Jawa Tengah, Agus Panut(38) yang diduga depresi karena gagal dalam Pemilu 2009
- Caleg Bayar Kamar Hotel Pakai Laptop
- Tak Terpilih, Waktunya Tarik Bantuan dari Tangan Pemilih
- Jagonya Kalah, Pendukung Caleg Segel Pasar
- Diduga Stres, Caleg Golkar Alami Kecelakaan
- Banyak Caleg di Kupang Mulai Stres
- Tak Dapat Suara, Caleg di Binjai Ngamuk
okezone.com…………….
Begitulah kira2 sepak terjang calon wakil rakyat kita itu……
Apakah yang melatarbelakangi mereka bisa berbuat nekat, bahkan tergolong Amoral itu,
silahkan tanggapanya…..?












tingkat stress yang dialami oleh para caleg…. di prediksi karena caleg tersebut menganggap bahwa lahan hidup didunia legislatif sangat menjanjikan, namun mereka tidak bisa memandang proses menunju kesana ternyata tidak mudah dan banyak membutuhkan tenaga materi yang sedemikian besar…
dan jika tiba2 materi mereka hilang dalam waktu yang sangat singkat… hanya karena promosi-promosi yang tidak ada kepastian inilah yang menyebabkan mereka syoks…..!
salam, kang
Inilah perilaku yang mengedepankan duniawi, diatas kepentingan rukhiyah…
Wal hasil, perilaku semacam ini menyebabkan munculnya sifat-sifat materaialistis, kunsumtif secara besar besaran….
salam,