Archive for the 'Artikel' Category

03
May
12

CodeIgniter 2.0 Beserta Tutorialnya

Codeigniter merupakan salah satu framework terbaik yang ada saat ini. Banyak website-website besar telah menggunakan codeigniter sabagai framwork utama dalam membangun website maupun aplikasi mereka.
Selain kemudahkan dalam menggunakan, codeigniter juga cepat, mudah di kustomisasi dan integrasikan dengan library atau framework lainnya. Framework ini juga sempat menjadi perhatian pembuat php – Rasmus Lerdorf

“I like CodeIgniter because it is faster, lighter and the least like a framework.” – Rasmus Lerdorf

Dalam buku ini akan dibahas mengenai cara-cara penggunaan Codeigniter, mulai dari pengenalan tentang controller, model dan view, penggunaan codeigniter dan form, penggunaan database di codeigniter, studi-studi kasus hingga penggunaanya dengan library-library lain seperti jQuery dan jQuery UI.

Anda dapat mendownload buku tersebut secara cuma-cuma. Ebook ini hanya dapat digunakan untuk media pembelajaran dan tidak boleh di komersialkan.

Download Bukunya disini Download Souce Codenya Disini

Sumber :  http://www.koder.web.id/buku-codeigniter-gratis/

23
Apr
12

Nilai UTS Aplikasi Komputer

Selamat Bagi yang mendapatkan nilai yang memuaskan…….. , namun juga  jagan terlena karena ini baru ikhtiar awal ….  :D

semangat ……..

Nilai Aplikasi Komputer

Nilai Aplikasi Komputer

25
Feb
12

Kaspersky & 4 Antivirus Gretongan

Jakarta – Banyak anggapan bahwa Antivirus gratisan bisa bekerja lebih baik dari pada aplikasi berbayar seperti Kaspersky. Nah, serangkaian pengujian pun dilakukan untuk membuktikannya.

Komparasi tersebut dilakukan oleh lembaga riset AV-Test.org pada November dan Desember 2011, dan membandingkan Kaspersky Internet Security 2012 dengan empat solusi antivirus gratisan.

Tes dilakukan pada beberapa PC serupa yang menggunakan Windows 7 dengan Service Pack 1. Semua update yang ada pada saat pengujian dijalankan. Untuk menciptakan lingkungan PC dunia nyata, beberapa program terkenal dan berpotensi rawan serangan turut dipasang.

Lab pengujian mengumpulkan 100 halaman web berbahaya, setengah di antaranya mencoba menginfeksi sistem menggunakan drive-by-download. Setengah lainnya menggunakan tautan langsung yang mengarah pada file berbahaya.

Penelitian coba menghadirkan gambaran sesungguhnya dari kehidupan pengguna. Jadi setiap serangan dimakssimalkan saat pengujian berlangsung, selain itu aplikasi antivirus yang terpasang pun dilengkapi dengan update terkini dari masing-masing vendor.

Salah satu test yang dijalankan adalah dengan mengunduh dan menjalankan file berbahaya, atau mengunjungi halaman yang sudah terinfeksi. Kemudian malware diberikan waktu untuk menyerang pada sistem yang sudah terlindungi.

Simulasi tersebut coba menggambarkan kondisi nyata ketika para pengguna internet mengunjungi situs berbahaya yang tidak diketahui. Hasilnya?

Kaspersky Internet Security 2012 memblokir 99 dari 100 objek berbahaya, dan berhasil memblokir aksi malware yang berbahaya. Seperti dalam keterangan yang diterima detikINET, Sabtu (25/2/2012).

Sedangkan produk gratisan yang diwakili oleh Avast! Free Antivirus 6.0 memblokir 95 ancaman dari 100 malware yang disodorkan. Kemudian Microsoft Security Essentials menunjukan hasil lebih buruk dengan meloloskasn sekitar 14 jenis virus.

Avira Free Antivirus 2012 meloloskan 13 ancaman dan hanya memblokir sebagian satu virus lainnya, sedangkan AVG Anti-Virus Free Edition 2012 meloloskan empat ancaman dan lima lainnya hanya terblokir sebagian.

Dua dari empat produk gratisan juga salah mengenali program, dimana program yang tidak terjangkit ditandai sebagai program berbahaya. Keduanya adalah Avast! Free Antivirus 6.0 yang membuat satu kesalahan, dan AVG Anti-Virus Free 2012 yang membuat delapan kesalahan.

“Tes ini membuktikan bahwa antivirus gratisan memang memberikan perlindungan terhadap ancaman malware. Tetapi, kita tidak bisa mengandalkan antivirus yang gagal memblokir lima ancaman dari seratus ancaman yang ada,” kata Oleg Ishanov, Deputi Direktur Penelitian Anti-Malware Kaspersky Lab.

sumber :   detik.com

25
Mar
10

Check out my Slide Show!

18
Jun
09

20 Hack di system Registry (bagian 3)

14. Percepat Back-Up

Fitur NTCBACKUP milik Windows XP meningkatkan kinerjanya dengan mempertahankan daftar file sistem yang ia tahu kalau Anda tidak akan mungkin ingin membuat back-upnya. Tambahkan file dan folder yang Anda inginkan sendiri dan dapatkan hasil yang lebih baik lagi.

Lihat daftarnya pada “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\BackupRestore\FileNotToBackup“.

15. Ubah Folder Instalasi Default

Kebanyakan instalasi default adalah folder Program Files, tapi jika Anda ingin menggantinya, masuk ke “HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion“, ubah “ProgramFilesDir” menjadi folder pilihan Anda dan reboot

16. Mengubah Nama Drive

Menambahkan sebuah pembaca kartu memori dan Explorer akan sering kali menghentikan folder komputer yang memiliki nama drive yang mirip. (“Removable Drive D: “, “Removable Drive E: “, dan seterusnya), membuatnya menjadi susah untuk membedakannya.

Anda bisa mengatasinya dengan “HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer“. Buatlah tombol dengan huruf dari drive (sebagai contoh “G”), dan di dalamnya buatlah lagi tombol baru yang bernama “DefaultLabel”. Klik-ganda pada tempat memasukkan nilainya, berilah nama “CompactFlash” (atau apapun sesuka Anda), dan klik “OK”. Restart Explorer atau tekan [F5] dan lihat perubahannya. Drive G: akan terbaca sebagai “CompactFlash (G:)”.

17. Wipe the Page File

Windows menyimpan memori halaman-halaman pada file paging selama Anda bekerja. Semuanya terdengar baik, sampai seseorang berhasil mengakses sistem Anda, menemukan file-file tersebut, dan menambahkan atau justru mengurangi sesuatu yang tidak Anda inginkan.

Untuk mengatasinya, masuk ke “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement“, atur nilai “ClearPageFileAtShutdown” menjadi 1 dan reboot. Windows akan menghapus semua file halaman ketika ia dimatikan. Memang memperpanjang durasi dan proses, tapi meningkatkan keamanan.

18. Crash on Cue

Layar biru crash biasanya membawa kabar buruk, tetapi kadang Anda mungkin ingin memunculkannya untuk menguji laporan eror Windows misalnya. Ternyata trik Registry bisa membantu Anda bahkan untuk hal yang satu ini.

Masuk ke “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\i8042prt\Parameters“, buat DWORD bernama “CrashOnCtrlScroll” dan atur nilainya menjadi 1. Reboot komputer Anda, dan untuk meng-crash cukup tahan [Ctrl] kanan dan tekan [Scroll Lock] dua kali. Setelah selesai, pastikan Anda segera menghapus perintah tersebut.

19. Save CPU Time

Sebuah PC standar biasanya memiliki beberapa program yang ingin menggunakan kapasitas prosesor pada saat yang bersamaan, dan Windows akan mengalokasi setiap periode dari CPU time sebuah “quantum” sebuah berpindah ke program yang berikutnya. Secara default, biasanya ini sangat pendek, sehingga PC akan menjadi responsif, tapi terkadang hal ini berarti Windows akan membuat waktu untuk berpindah di antara proses-proses tersebut.

Solusinya? Anda bisa mencoba apa yang Windows Server lakukan. Atur sistem untuk menggunakan quantem yang lebih lama. Atur “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\PriorityControl\Win32PrioritySepartion” menjadi 16 (hex).

Quantum yang lebih lama berarti pergantian yang lebih sedikit di antara program jadi lebih sedikit waktu yang terbuang. Anda bisa memperhatikan kalau lag pada game atau pemutaran video akan menjadi lebih halus. Tapi, jika Anda menemukan masalah lainnya, cukup kembalikan nilai Win32PrioritySeparation menjadi nilai orisinilnya yaitu 26.

20. Non-aktifkan AutoRun

Fitur AutoRun milik Windows merupakan salah satu risiko keamanan yang berpotensi karena ia menjalankan kode secara otomatis ketika Anda menyambungkan alat yang bersifat removable ke dalam PC. Jika memang, hal tersebut bisa diatur secara manual saja, maka akan lebih aman untuk mematikan fitur tersebut.

Pada beberapa sistem, hal tersebut hanya bisa dilakukan melalui Registry. Masuklah ke “HKLM\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\IniFileMapping” dan buat tombol yang bernama “Autorun.inf”.

Kemudian, klik-ganda pada nilai defaultnya dan masukkan “@SYS:DoesNotExist“. Kemudian hapus “HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\MountPoints2“. Sekarang, Windows tidak lagi menjalankan kode apapun pada CD, DVD, atau portable drive secara otomatis. Anda harus menjalankannya secara manual.




 

May 2012
M T W T F S S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

  • 7,283 hits

SPEED YOUR PROVIDER

Counter

Visitors

free counters

Who’s Online

Status Online YM

Yahoo Messenger 1

Yahoo Messenger 2

Link Site

My Facebook

Azep Arif's Profile | Create Your Badge Azep Arif's Facebook Profile

GerbangChakra

gccc1

My twitter


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.