By aasep

Hadist: Diam Saat Khutbah Jum’at

Juni 18th, 2007 — AlMaidani

MediaMuslim.Info – Di antara syiar Jum’at yang paling besar ialah dua khutbah. Diantara adab orang yang mendengarkannya ialah diam dan mendengarkan khatib selama dua khutbah itu disampaikan, agar dia dapat menyerap nasihatnya dan mengamini doanya. Karena itulah Rasululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Salam memperingatkan berkata-kata ketika khutbah disampaikan, meski dengan ucapan yang singkat. Seseorang yang berkata kepada rekan di sampingnya, “Diamlah!” ketika imam menyampaikan khutbah, berarti dia telah mengucapkan perkataan yang rusak, karena dia melakukan sesuatu yang menafikan perhatian terhadap khutbah.

Naskah Hadist:

“Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu bahwa Rasululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Salam  bersabda, ‘Jika engkau berkata kepada rekanmu, ‘Diamlah’, pada Jum’at padahal imam sedang menyampaikan khutbah, berarti engkau telah mengucapkan perkataan yang rusak’.”

Penjelasan Lafazh:
Lagha seperti bentuk ghaza, yang artinya mengucapkan perkataan batil yang tidak ada manfaatnya. An-Nadhar bin Syumail menafsirinya dengan perkataan yang tidak ada pahalanya.

Kesimpulan Hadist:

1.

Kewajiban mendengarkan khatib pada saat Jum’at. Ibnu Abdil-Barr menukil ijma’ tentang hukum wajibnya mendengarkan khutbah ini.
2.

Keharaman berbicara ketika mendengarkan khutbah, karena pembicaraan itu menafikan keharusan mendengarkan pada saat itu.
3.

Ada pengecualian untuk masalah ini, yaitu orang yang diajak bicara oleh khatib atau orang yang berbicara dengan khatib, seperti tentang orang yang masuk masjid padahal belum shalat tahiyatul masjid atau seperti kisah Arab Badui yang mengadukan musim kemarau kepada Rasulullah Shalallahu’alaui wa sallam.
4.

Sebagian ulama mengecualikan orang yang tidak dapat mendengarkan khutbah karena jaraknya yang jauh, jika tidak diharuskan diam, tapi dapat melakukan dzikir atau membaca Al-Qur’an. Tapi pendapat ini menimbulkan banyak tanggapan. Adapun orang yang tidak dapat mendengar khutbah tuli, tidak boleh membaca dengan suara nyaring sehingga mengganggu sekitarnya. Dia dapat melakukannya di dalam hati.

(Sumber Rujukan: Taysirul ‘Allam hadist ke134)


1 Response to “Syariah”


  1. 1 pengomentar
    July 16, 2008 at 7:30

    memang sudah tidak saatnya kita menjadikan ibadah menjadi sesuatu yang main2, bahkan sesuatu yang dianggapnya sepele……

    kembali melihat sisi relaita generasi muda ataupun orang awam dalam menjalankan sholat jumat…
    mereka masih banyak yang keliru , dan menyalahi konsep diatas, karena konsep ibadah di interpretasikan dengan ritual…


Leave a Reply




Tips Meraih Dolar

Join Vinefire!

2$ per survei

survey-savvy

 

November 2009
M T W T F S S
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Area Download

Akatsuki

Blog Stats

  • 2,817 hits

SPEED YOUR PROVIDER

Counter

Visitors

free counters

Who’s Online

Status Online YM

Yahoo Messenger 1

Yahoo Messenger 2

Link Site

Forum My-Quran

myqtop

My Facebook

Azep Arif's Profile | Create Your Badge Azep Arif's Facebook Profile

Friendster

friendster_nav_logo

GerbangChakra

gccc1

Uploader File